Bekasi-Darip Mulyana berpasangan dengan Jejen Sayuti. Walau tanpa rekomendasi partai, Darip terus melaju. Bahkan, sejumlah partai diklaim Darip menjadi pendukungnya.
“Insya Allah kita akan mendaftar Kamis (24/11) yaitu hari teraakhir penyerahan berkas persyaratan pencalonan. Semua sudah dipersiapkan” kata Jejen sayuti yang diamini Darip Mulyana seperti dikutip Radio Dakta, 107FM.
Sikap Darip Mulyana yang tetap ngotot untuk mencalonkan diri sebagai calon bupati tanpa rekomendasi dari DPP Golkar adalah sebagai wujud pembangkangan darip Mulyana kepada DPP Golkar.
Boleh jadi sikapnya itu akan menuai sanksi dari DPP Golkar karena dianggap tidak loyal terhadap partai. Kemungkinan posisinya sebagai ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi akan ditinjau kembali yang kemudian untuk diberhentikan. Konon DPP sudah mempersiapkan karateker.
Pun demikian, bila memandang secara positif bisa jadi ini memang strategi Golkar yang bermain di dua kaki. Satu, Neneng Hasanah Yasin yang mau dengan rekomendasi DPP berpasangan dengan Rohim. Kedua, Darip tandem dengan Jejen Sayuti (PDIP). Fenomena ini mirip dengan yang pernah terjadi saat pemilihan presiden dua periode lalu. Ada Jusuf Kala yang berpasangan dengan SBY dan Wiranto yang kala itu berpasangan dengan Shalahudin Wahid.
Ini jelas menguntungkan Golkar. Bisa bertarung dengan dua jagoan. Siapa pun yang menang, dialah yang nanti akan menjadi gerbong Golkar masa depan.
Pasangan yang menggunakan kata DAHSYAT ini cukup diperhitungkan di panggung poltiik lokal. Secara personal, kualitas Darip tidak ada yang meragukan. Wakil Bupati ini dikenal banyak akal. Dalam setiap kesempatan, ia bisa lolos dari lubang jarum. Sungguh, ia benar-benar dahsyat dalam aktualisasi politik di tingkatan Kabupaten Bekasi. Ketrampilan politiknya sanggup mengendalikan nasib di dunia politik yang memang selalu pontang panting bagai rollercoaster. Terbukti, ia selamat.
Sementara Jejen Sayuti. Kekuatannya ada pada militansi dan loyalitas dari kader partai banteng. Konon kabarnya, PDI Perjuanganlah yang bisa menandingi loyalitas dan militasni kader-kader PKS. Karena, di PDI Perjuangan masih ada ideologi. Semangat Proklamator Bung Karno masih hidup. Struktur PDI Perjuangan mengular hingga ranting dan anak ranting. Jejen hanya butuh remote dan tentunya ‘energi’ untuk menghidupkan instalasi partai yang sudah lama terbangun.
Persoalannya tinggal pada kemampuan Tim Sukses yang ditunjuk pasangan DAHSYAT ini. Mampukah Tim Sukses memanage segala riak-riak politik menjadi kekuatan untuk memenangkan pertarungan. Bukan sekadar Tim yang selalu ‘sukses’ karena bisa mengelabui calon dengan informasi-informasi yang hanya ABS (asal bapak senang). Yang ujungnya hanya melenakan dan kalah. Perlunya Tim Kuat yang terpilih dan handal menjadi persyaratan utama.Bukan hanya kerja keras tapi juga kerja cerdas.
Selanjutnya juga harus diperhatikan bukan hanya memenangkan pertarungan. Tapi, juga bagaimana ketika pasangan ini menang. Sudah mafhum, bahwa Golkar memiliki jam terbang politik yang lama, sehingga person-person Golkar dikenal amat berpengalaman. Nah, bila nanti keduanya menang dikhawatirkan akan terjadi disharmoni. Karena pembagian ‘kue’ yang tidak adil. Karena itu maka perlu kiranya dibuatkan hitam di atas putih (mungkin semacam fakta integritas) untuk pembagian ‘kue’ ini.
Apakah DAHSYAT bisa mememangkan pertarungan? Biarkan rakyat yang menentukan……[pilkadabekasi.com]



[...] Tentang Pilkada 24 Nov ikuti tulisannya di sini Like this:SukaBe the first to like this post. [...]
Mantap… ketauan juga nih kalau web ini corongnya pak Darip, pantes kalau berita yang laen rada miring. Maju terus Pak Darip semoga Sukses
Kok blh susah2 di tinggal gt aja,brrti cm pngn rebut kekuasaan dong.. Ah aq kcwa bgt2
Dahyat optimis bagus klo kalah jangan sampai bunuh diri seperti metrojes th 2007
habat solid kagum gua, mudah-mudahan benar-benar solid bukan SULIT untuk menang. …..
ini web punya bang komaribnu mikam… suadaranya bang darip ya…. kok yang laen miring-miring. kalau yang ntuh bagus terus ya… tanks bang komar lam kenal saya orang tambun utara tangganya pak darif.
DAHSYAT Maju terus, mungkin masyarakat teramat bosan dengan Pemerintahan sekarang. Barangkali Rakyat berharap banyak dengan hadirnya DAHSYAT…
yah, gw hanya ikut doa aja moga2 yg senengnya hanya umbar janji, mo segra tobat dan nepatin janji bayar hutang-hutangnya….
bosen dijanjiin dan dikibulin mulu….
emang pak darip ga tau diuntung udahjadi B2 pengen jadi B1. emang bisa pak ngalain pak Saad.
kecewa sekali dengan keputusan DPP Golkar>>jelas ada sesuatu dibalik terpilihnya neneng yasin menjadi bakal calon bupati dari Golkar..kepentingan bung yance di 2013 untuk maju menjadi gubernur jabar juga perlu di tinjau..kalau partai hanya sebatas mementingkan kepentingan segelintir kadernya yang nota bene mempunyai banyak modal>>bagaimana nasib partai ini kedepan???pasti akan di tinggalkan kadernya..rakyat akan memilih kader putra bekasi yang memang sudah melakukan sesuatu untuk kemajuan dan kesejahteraan bekasi>….salah besar kalau seorang neneng di lihat oleh Golkar bisa memenangkan pertarungan ini…
mudah2an dengan kepemimpinan bapak bekasi menjadi lebih baik semangaaat
ane rase dahsyat yg bakal menang pilkada 2011 nanti, dukung dahsyat !!!
DAHSYAT = DATANG DAHSYAT = MENANG MSYAKAT = SENANG BEKASI = TENTRAM
buat msyrakat bekasi psangan DAHSYAT kan beraksi mari kta mnangkan satu putaran buat DAHSYAT nanti. dri bang oleng
cibarusah team simpatisan,telah menyusun data keanggotaan ”dahsyat” siap kobarkan menuju kemenangan..kami pendukungmu..
dasyat …… luar biasa
Tiada kata menyerah melawan Manusia yg bisa membudakkan Uang selagi akal masih di gunakan. Allah tidak memberikan Uang, melainkan AKAL…. DAHSYAT…!! Pasti MenaAaAaAaaanGgggg….
Dahsat menang… ga kalieeee, siap menengkan SAJA, warga pebayuran Bekasi hanya satu kata SAJA!
Dulu udah SADAR
eh sekarang keblinger jadi SAJA (SALAH JALAN)
PILIH SAJA,,, SORRY-SORRY SAJA… SEKALI DAHSYAT TETAP DAHSYAT…
Kami warga non muslim warga yang cinta kab.bekasi mendukung No.3 Dahsyat. bhineka tunggal ika. berbeda2 tetapi tetap satu. tidak membeda-bedakan suku, ras, golongan dan agama.